Rilis Album 3, Cuma Kamu, Omelette PD dengan Lagu Sendiri

LAGU dibuka dengan denting piano mengiringi suara lembut penuh harap seorang gadis agar tetap dicintai kekasih hatinya.

“..Ku ingin kau tahu, ku mencintaimu. Hanya kamu, cuma kamu yang pantas kucinta..”.

Begitulah ungkapan hati Fetty, vokalis Omelette dalam mengakspresikan lirik lagu Cuma Kamu, single pertama album ke-3 Omelette.

“Dalam album ini kami menaruh perhatian khusus pada vokal Fetty. Tidak hanya untuk lagu Cuma Kamu, semua lagu dibuat berdasarkan karakter vokal Fetty,” kata Nissa, pencipta lagu Cuma Kamu sekaligus penjaga ritem 4 senar Omelette ini. Dari 12 lagu di album, 10 di antaranya diciptakan Nissa. Sementara Otto sang drumer dan Fetty membuat masing-masing satu lagu.

Urusan vokal ini memang jadi perhatian utama Omelette kali ini. Bahkan untuk memunculkan karakter vokal Fetty, menajemen POS Entertainment menunjuk vocal director, Irvnat selama proses rekaman, dan membuat sesi latihan vokal dengan Dodi Katamsi.

“Hasilnya sungguh menggembirakan. Karakter asli Fetty sudah mulai terbentuk. Jika dalam album sebelumnya kami masih bingung membaca karakter vokal Fetty, sekarang tidak lagi,” kata Dhany Pette, produser eksekutif album ini. Hal yang sama dikemukakan Tohpati yang bertindak sebagai produser untuk lagu Cuma Kamu dan Yulia.

Selain piano akustik yang dimainkan Alvin Lubis, Tohpati menggunakan instrumen gesek untuk mengisi bagian reff-nya. Dalam proses rekaman Tohpati menggunakan kelompok gesek Gee String. “Orkestra ini untuk memberi efek megah yang berfungsi menaikan grafik lagu,” kata Tohpati.

Sementara itu penentuan single pertama dilakukan dengan cara memperdengarkan lagu Omelette ke sejumlah kalangan, mulai dari para pelaku industri musik hingga orang awam, khususnya para pelajar. Berdasarkan masukan itu manajemen membuat pilihan dan menyampaikannya pada Omelette. “Memang bukan kami yang menentukan single pertama, tapi kami sepakat dengan pilihan manajemen. Saya kira proses itu sudah benar dan sangat bagus,” kata Otto.

Selain single pertama yang slow, album ini juga berisi lagu up beat bahkan rock yang liriknya riang. Dua lagu, Julia dan Jomblo bahkan melodinya bernuansa melayu, sementara lagu Ngomong Doang berirama rock yang kental.

“Dalam membuat lagu kami mengalir saja, tidak ada ketentuan mesti begini atau begitu. Ini membuat kami merasa lebih bebas berekspresi, Dahni juga tidak memberi batasan. Akibatnya album 3 ini jadi album cocktail. Saya kira cocktail kata yang tepat untuk menggabarkan corak album ini,” kata Otto.

Lagu Sendiri
Menurut Nissa, proses pembuatan album ini dimulai dengan pengumupulan lagu oleh masing-masing personil. “Awal Oktober tahun lalu kami mulai mengumpulkan lagu, proses ini selesai sebulan kemudian. Saat itu terkumpul 20 lagu yang kemudian diseleksi menjadi 12.”

Walau sudah memiliki modal lagu yang sangat banyak, saat itu ada pemikiran untuk meminta lagu dari Dewiq, Tohpati, atau Mely yang karyanya banyak dibawakan penyanyi lain dan menjadi hit. “Dhani juga menawarkan kemungkinan itu, tapi kami dengan berbagai pertimbangan akhirnya memutuskan memakai lagu sendiri saja,” kata Fetty.

Setelah lagu ditetapkan, Nissa, Otto, Fetty, dan Ryan melakukan workshop selama dua minggu. Saat itu bulan Desember 2009, Ryan, gitaris Omelette yang sedang menempuh pendidikan di Inggris sedang liburan akhir tahun dan kembali ke Indonesia. Waktu inilah yang dipergunakan semaksimal mungkin untuk workshop dan rekaman di studio.

Tapi berbeda dengan workshop sebelumnya, kali ini Omelette memulainya dengan membuat aransemen di komputer. “Setelah konsep di atas kertas, kami mengerjakan pola drumnya di komputer lalu dicoba secara live di studio. Cara seperti ini membawa hasil yang berbeda dan lebih bervariasi. Karena itu tidak heran jika kemudian muncul berbagai macam irama dan beat,” kata Otto.

Proses rekaman dilakukan di studio POS Entertainment, sedangkan mixing dan mastering dipercayakan pada Stephen Santoso dari Slink Shoot Studio.

Dalam album ini POS bekerja sama dengan Universal Music Indonesia. Dalam hal ini POS bertindak sebagai produser dan Universal sebagai distributor yang juga member dukungan promosi. Jika semuanya berjalan sesuai jadwal, minggu ke-3 Mei single pertama sudah akan bisa didengarkan di radio, dan Omelette akan melakukan tur promosi ke berbagai kota. Selain mengunjungi radio dan TV lokal, Omelette akan main di sekolah dan kafe-kafe.

Secara lengkap album Cuma Kamu terdiri dari lagu Ngomong Doang, Butakah Aku, Cinta Sejati, Kamu Ketahuan Pacara Lagi, Benar-benar Cinta, Jangan Marah, Pergilah Kamu, Cuma Kamu, Julia, Diam-diam Saja, semuanya ciptaan Nissa. Lalu adal lagu berjudul Salah ciptaan Otto dan Jomblo Sementara ciptaan Fetty.

Gitaris Pengganti
Hingga akhir tahun ini, dalam setiap penampilannya Omelette menggunakan gitaris lain sebagai pengganti Ryan yang tengah mengambil gelas S2 di Northumbria University, Newcastle Inggris.
“Biasanya kami minta bantuan Cesar atau Sandy Lay. Permainan mereka bagus, tapi memang ada perbedaan dalam hal sound, jadi kami mesti melakukan sedikit penyesuaian,” kata Otto.

Sebagai single pertama, lagu Cuma Kamu akan banyak dibawakan dalam setiap penampilan Omelette. Untuk itu Nissa, selain memainkan bass juga akan main piano, sedangkan suara orkestra akan dimasukan dalam sequencer.

“Kami sudah melakukan semua yang kami bisa, mudah-mudahan album Cuma Kamu disukai masyarakat,” kata Nissa. (son/POSe)


by : admin

News Archive